MPBI FKIP Universitas Lampung Gelar Perkuliahan Internasional Multibudaya, Hadirkan Pakar Rusia untuk Perkuat Wawasan Global Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG, 20 April 2026 – Komitmen menuju pendidikan berkelas dunia kembali ditegaskan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung melalui gelaran Perkuliahan Internasional Multibudaya yang menghadirkan akademisi dari Rusia, Prof. Anna Bordanova, Ph.D. Kegiatan yang berlangsung dinamis dan interaktif ini dipandu oleh dosen Magister Pendidikan Bahasa Inggris Unila, Yanuar Dwi Prastyo, M.A., Ph.D., serta menjadi ruang dialog lintas budaya antara mahasiswa Indonesia dan akademisi internasional dari Saint Petersburg University of Management Technologies and Economics (UMTE), Rusia.

Dalam pemaparannya, Prof. Anna Bordanova menyoroti pentingnya kompetensi komunikasi lintas budaya sebagai keterampilan esensial di era global. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap nilai, norma, dan perspektif budaya yang berbeda bukan hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun praktik pendidikan yang inklusif dan adaptif.

“Di dunia yang semakin terhubung, kemampuan memahami budaya lain bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” ungkapnya di hadapan peserta.

Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi konkret dari agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17), serta Kota dan Komunitas Berkelanjutan (SDG 11). Menurut Yanuar Dwi Prastyo, perkuliahan kolaboratif semacam ini memberikan pengalaman belajar autentik yang tidak dapat diperoleh hanya dari teori di kelas.

“Kolaborasi ini bukan sekadar pertukaran informasi akademik, tetapi menjadi jembatan untuk mempererat kerja sama internasional. Melalui kemitraan strategis seperti dengan UMTE Rusia, kita bersama-sama merumuskan solusi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari aktifnya diskusi yang berlangsung, mulai dari isu stereotip budaya, strategi komunikasi efektif dalam kelas multikultural, hingga tantangan globalisasi dalam dunia pendidikan. Interaksi langsung dengan pakar internasional ini menjadi pengalaman berharga yang memperluas perspektif sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berkomunikasi secara global. Lebih dari sekadar kegiatan akademik, perkuliahan ini juga mencerminkan peran strategis FKIP Unila dalam membentuk calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan budaya. Hal ini dinilai krusial dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, dan berkelanjutan di tengah keberagaman.

Menutup kegiatan, FKIP Unila menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat berlanjut dalam bentuk program yang lebih luas, seperti penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan kurikulum berbasis internasional.

Dengan langkah nyata ini, FKIP Unila semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global, sekaligus berkontribusi aktif dalam pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan 2030.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Scroll to Top