
BANDAR LAMPUNG – Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus berkomitmen memperluas jejaring internasional dan pengalaman mahasiswanya. Bekerja sama dengan Saint Petersburg University of Management, Technologies, and Economics (UMTE) Rusia, MPBI Unila sukses menyelenggarakan kegiatan “International Joint Students’ Forum” pada Senin (15/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengusung tema besar “Link for Culture – Education without Borders”. Forum ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa dari kedua negara untuk bertukar gagasan, budaya, dan perspektif pendidikan tanpa sekat geografis.
Penyelenggaraan forum ini bertujuan utama untuk memberikan eksposur internasional kepada mahasiswa MPBI Unila. Kolaborasi lintas negara ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga pada pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding) yang menjadi kompetensi penting di abad ke-21.
Tema “Education without Borders” dipilih untuk menegaskan bahwa jarak fisik bukan lagi penghalang dalam proses transfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai budaya. Mahasiswa dari Lampung dan Saint Petersburg dapat saling belajar mengenai sistem pendidikan, tradisi, dan inovasi pembelajaran yang diterapkan di masing-masing negara.

Dalam forum ini, perwakilan mahasiswa dari MPBI Unila dan Saint Petersburg UMTE mempresentasikan berbagai topik menarik yang relevan dengan irisan antara budaya dan pendidikan. Diskusi yang berlangsung interaktif ini membuka wawasan baru bagi para peserta mengenai bagaimana budaya mempengaruhi praktik pendidikan di Indonesia dan Rusia.
Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. menyampaikan bahwa memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya forum ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bukti nyata keberlanjutan hubungan internasional FKIP Unila.
“Kami sangat bangga karena ini merupakan implementasi kerja sama yang kelima kalinya dengan Saint Petersburg UMTE. Konsistensi ini menunjukkan bahwa FKIP Unila serius dalam membangun kemitraan global yang substansial, bukan sekadar tanda tangan dokumen semata. Ini adalah upaya konkret kami untuk terus menjaga kualitas akademik di level internasional,” ungkap Dr. Albet.
Kerja sama ini merupakan implementasi nyata dari visi FKIP Unila untuk terus meningkatkan mutu akademik melalui kolaborasi global. Sinergi antara Unila dan institusi pendidikan di Rusia ini diharapkan dapat berlanjut ke program-program strategis lainnya, seperti penelitian bersama (joint research) maupun pertukaran pelajar di masa mendatang.
Melalui International Joint Students’ Forum, MPBI FKIP Unila membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan global yang luas dan adaptif terhadap keberagaman budaya.